Blog

Tehnik Menggesek 1 – Gerakan, Bentuk, serta Posisi Tangan Kanan

Tehnik Menggesek 1 – Gerakan, Bentuk, serta Posisi Tangan Kanan
Menggosok-gosok Senar – eh salah. . . Menggesek Senar

Lepas dari komposisi musik spesial untuk biola, bila dipikir-pikir, menggesek senar biola sesungguhnya simpel saja kan?, pegang bow, lalu awalilah menggesek, serta menggesek senar biola bisa saja kamu kerjakan dengan memakai keseluruhnya bow (gesekan yang panjang) – yakni dari mulai pangkal bow sampai ujung bow ; Atau cuma dikerjakan di bagian spesifik saja (gesekan pendek) umpamanya : cuma memakai sisi pangkal saja, atau sisi tengah saja, atau sisi ujung saja.

Namun pertanyaannya yaitu bagaimana supaya bunyi gesekan terdengar bersih?. Langkahnya yaitu : pertahankan langkah memegang bow serta pertahankan arah gesekan bow tetaplah lurus.

Terlebih dulu kamu butuh tahu pembagian bow dalam menggesek. Sebagai basic kajian, ruang bow dalam tehnik menggesek aku untuk jadi 4 sisi supaya memudahkan dalam memberi keterangan setelah itu.

Di sini aku coba memakai arti “Area”. Baik mari kita teruskan – aku sebut saja sisi awal sebagai Ruang Pangkal (poin A – B) ; Sisi ke-2 yaitu Ruang Tengah (poin B – C) ; Sisi ketiga yaitu Ruang Ujung (poin C – D) ; serta yang Ke empat yaitu Keseluruhnya Bow – silakan dicocokkan dengan gambar tersebut.

Sesudah kamu tahu mengenai pembagian bow, silakan simak poin-poin basic tersebut :

@ Dimana saja bow ada saat menggesek senar (apakah di bagian tengah, pangkal, ujung, maupun keseluruhnya bow), gesekan mesti tetaplah lurus.

@ Di sini, persendian tangan serta lengan (gambar 1) memegang fungsi utama untuk mengatur arah bow supaya gesekan dapat tetaplah lurus, serta tampak seperti sinyal plus (+) saksikan gambar 1– 4.

@ Untuk melatih persendian, geseklah senar ke bawah serta ke atas (naik serta turun) memakai keseluruhnya bow, serta pakai cuma satu senar saja dahulu, umpamanya senar (suara) A (open strings/senar tak ditekan oleh jari), di sini bentuk tangan bisa tampak terang.

Gambar Tehnik Basic Menggesek 1
Silakan cocokkan keterangan tersebut dengan Gambar Tehnik Basic Gesekan 1 di atas.

1) Waktu senar digesek ke arah bawah (turun) – serta saat gesekan masuk ruang ujung bow (poin C), jadi sendi telapak tangan harusnya mulai bergerak (gambar 1), serta waktu gesekan telah betul-betul hingga pada ujung bow (poin D), jadi telapak tangan telah tertekuk (gambar 2). Begitu juga demikian sebaliknya ;

2) Waktu senar digesek ke arah atas (naik) – serta saat gesekan masuk ruang pangkal bow (poin B), jadi sendi telapak tangan harusnya mulai bergerak (gambar 3), serta waktu gesekan telah betul-betul hingga pada frog/pangkal bow (poin A), jadi telapak tangan telah tertekuk (gambar 4).

3) Catatan : bila cuma senar A yang di gesek, jadi jangan pernah senar yang lain turut berbunyi atau turut terserang gesekan – cuma senar A saja yang perlu berbunyi.

Iklan

Macam Gerak Dasar

Macam Gerak Dasar
Jenis – jenis macam gerak tariMasing – masing daearh memilki budaya serta selera yang tidak sama. Jenis – jenis macam gerak tari yaitu seperti berikut :
1. Macam gerak Tari Klasik
Banyak memakai gerak murni serta gerak ekspresif dan imitatif yang sudah distilir atau diperhalus. Topik gerakannya juga menirukan aktivitas manusia serta perangai hewan namun gerakannya telah dipilih serta memiliki nilai simbolik dengan patokan atau pola – pola gerak yang telah ditetapkan.
2. Macam Gerak Tari Kreasi Baru
Gabungan sebagian macam gerak tari tradisional hingga jadi bentuk baru. Bentuk baru ini merasa lebih dinamis serta energik lantaran di dukung oleh generasi muda serta diatur oleh koreografer yang kreatif
3. Macam Gerak Tari Kerakyatan
Bayak memakai imitatif serta ekspresif. Gerakannya menirukan aktivitas serta emosi manusia hingga menirukan perangai binatang. Gerak basic satu tari dari kelompok-kelompok yakni seperti berikut :
a. Gerak kaki

Hasil Penilaian Pertunjukan Tari

Hasil Penilaian Pertunjukan Tari

Tulisan hasil penilaian pertunjukan tari salah satunya diisi data-data yang terdiri atas :
a. Judul/nama tarian
b. Penciptanya/koreografernya
c. Sinopsis
d. Jumlah penarinya
e. Rias serta kostum yang digunakan
f. Iringan yang dipakai (internal/eksternal)
g. Bentuk serta setting panggung
h. Tata pencahayaan
i. Lamanya pementasan
j. Property yang digunakan
k. Keunikan-keunikan yang didapati sepanjang pertunjukan

Lambang Seni

Lambang Seni
Suzzane K. Lenger dalam bukunya Philoshopy in a New Key menyebutkan kalau, lambang tak mempunyai objek. Lantaran mengerti lambang bukanlah mengerti mengenai objek, pemahaman senantiasa diarahkan pada rencana. Oleh karenanya, lambang bisa dibedakan jadi dua, yakni :

1. lambang diskursif yaitu lambang yang dipakai dalam bhs catat serta lisan untuk kepentingan komunikasi dengan pihal lain, jadi lambang ini lebih berbentuk keterangan mengenai suatu hal,
2. lambang presentasif yaitu berupa gambar, yakni bhs presentasi satu arti.

Seni yaitu satu kenyataan yang bukanlah kenyataan, namun bukanlah juga rencana, seni dipahami lewat lambang yg tidak cuma berbentuk diskurif atau presentasi. Walau demikian, seni itu yaitu satu langkah seorang dalam menyebutkan pengertian, ide, atau deskripsi yg tidak sebenarnya